Pokemon Go Lebih Populer Dari WhatsApp dan Twitter!

BOLAGP.COM – Seminggu setelah dirilis, Pokémon Go langsung mencapai blockbuster, sukses melumpuhan server Nintendo, berkat arus masuk jutaan penggemar Pokémon yang pengen bernostalgia, atau gamer game mobile yang penasaran dengan apa itu game augmented-reality Pokémon GO ini. Alhasil, saham Nintendo pun langsung terdongkrak naik. Ini momen yang sama seperti ketika mereka mengkonfirmasikan kerjasamanya dengan DeNA, penerbit game spesialis game mobile asal Jepang tahun lalu.

Pokémon Go, yang cara kerjanya memanfaatkan koneksi G.P.S. dan kamera pada smartphone dan memungkinkan kalian menangkap, mengumpulkan, dan bertarung dengan monster digital sembari jalan-jalan di dunia nyata, sejak perilisannya 6 Juli 2016 lalu tidak bergeser menjadi game yang paling diunduh di App Store-nya Appple di Amerika Serikat, negara dimana game ini dirilis pertama kali, selain Australia dan Selandia Baru.

Pokemon Go Lebih Populer Dari WhatsApp dan Twitter!

Data yang dilepaskan menurut analytics App Annie menyebutkan jika Pokémon Go ini masih menduduki puncak sampai saat ini. Kemudian hingga Minggu pagi kemarin, Bloomberg melaporkan jika nilai pasar Nintendo pun sebesar US $7 milyar sejak saham mereka meroket pada Jumat pekan lalu, mengikuti perilisannya di beberapa negara pada hari Rabu, 6 Juli 2016.

Tanpa dikomando, jutaan pemain berusaha menangkap Pokémon dan mendekati lokasi-lokasi di dunia nyata, untuk bertemu dan bertarung dengan sesama trainer. Saat itulah interaksi antara pemain Pokémon GO berkembang menjadi sebuah fenomena kultural.

Bahkan SimilarWeb juga melaporkan jika lebih dari 60 persen pengguna Android yang mengunduh game ini memainkannya setiap hari, dan langsung menempatkan Pokémon GO di posisi yang hampir sama dengan Twitter di angka pengguna harian. Jika pencapaiannya terus beratahan, maka dengan mudah jumlah pengguna aktif game ini melampaui sebuah jejaring sosial berusia 10 tahun!

Pokemon Go Lebih Populer Dari WhatsApp dan Twitter!

Masih dari data SimilarWeb, dalam hal waktu penggunaan, hanya dalam waktu dua hari, Pokémon GO berhasil melampui banyak aplikasi chatting besar lainnya. Hingga 8 Juli kemarin, aplikasi yang saat ini secara resmi baru dirilis di tiga negara saja, rara-rata sudah digunakan selama 43 menit, 23 detik setiap hari, dan itu sudah meninggalkan waktu rata-rata pengguna Whatsapp, Instagram, Snapchat, dan Messenger memanfaatkan aplikasi mereka.

Di luar negara yang sudah resmi mendapatkan game ini, otomatis gamenya hanya bisa didapatkan secara ilegal, atau, bukan melalui toko digital masing-masing platform, seperti Play Store dan App Store.

Salah satu lokasi unduh favorit adalah apkmirror.com, mereka melaporkan trafiknya meningkat tajam dari sekitar 600,000 visit pada 5 Juli 2016 lalu, menjadi 4 juta visit pada 6 Juli 2016. Dan 3% dari total tambahan trafik tersebut adalah pengakses dari Indonesia. Kecil? Tidak juga, karena Duniaku.net yang juga menyediakan satu titik download Pokemon Go, dan ternyata filenya juga telah diunduh hingga lebih dari setengah juta kali kali hingga hari ini.